Sistem Informasi Global
Berikut
beberapa contoh sistem informasi global:
- · Data Warehouse
Data warehouse adalah suatu sistem komputer untuk
mengarsipkan dan menganalisis data historis suatu organisasi seperti data
penjualan, gaji, dan informasi lain dari operasi harian.
- · Enterprise Resource Planning
ERP adalah suatu sistem mengintegrasikan internal dan eksternal
manajemen informasi di seluruh organisasi, merangkul keuangan / akuntansi ,
manufaktur , penjualan dan layanan, manajemen hubungan pelanggan , dll sistem
ERP mengotomatisasi kegiatan ini dengan terpadu software aplikasi. Tujuan dari
ERP adalah untuk memfasilitasi aliran informasi antara semua fungsi bisnis di
dalam batas-batas organisasi dan mengelola koneksi ke stakeholder luar.
- · Enterprise System
Enterprise System adalah skala besar perangkat lunak aplikasi
sistem perusahaan termasuk perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) sistem,
sistem perencanaan perusahaan , dan manajemen hubungan pelanggan perangkat
lunak.
- · Geographic Information System
GIS adalah sebuah sistem yang dirancang untuk menangkap,
menyimpan, memanipulasi, menganalisis, mengelola, dan menyajikan semua jenis
data geografis.
Untuk aplikasi seperti Google Map
dan Waze itu juga termasuk dalam contoh sistem informasi global karena fitur ini dari Sistem Informasi Global yang
dapat langsung melihat atau mendapatkan direksi atau arahan serta bentuk dari
suatu tempat secara tepat dan akurat, seperti sistem koordinat (garis lintang
atau bujur, pesawat negara bagian dll) yang didapatkan berdasarkan dari satelit
bumi.
Langkah-langkah
seorang Sistem Analys dalam membangun Sistem Informasi Global:
1. Perencanaan
orang bijak
mengatakan untuk mencapai seribu langkah harus dimulai dengan satu langkah.
Demikian juga dengan membangun sistem informasi, langkah pertama kita adalah
membuat perencanaan.
Perencanaan
adalah membuat semua rencana yang berkaitan dengan proyek sistem informasi.
kalau kita ingin membangun rumah maka kita akan melakukan perencanaan bagaimana
pondasinya , bagaimana struktur bangunannya, mau memakai material apa saja, apa
warna dindingnya, tak ketinggalakan pula merencanakan anggaran budget yang
harus kita keluarkan.
2. Analisa
Setelah
perencanaan selesai, langkah berikutnya adalah membuat analisa. Analisa adalah
menganalisa workflow sistem informasi yang sedang berjalan dan
mengindentifikasi apakah workflow telah efisien dan sesuai standar tertentu.
Analisa
dilakukan oleh Business Processs Analyst (BPA) yang berpengalaman dan/atau
memahami workflow sistem manajemen di area yang sedang dianalisa.
3. Desain
Setelah
proses analisa selesai, selanjutnya adalah membuat desain (desgin). Desain adalah langkah yang sangat penting dalam siklus
SDLC karena langkah ini menentukan fondasi sistem informasi. kesalahan dalam
desain dapat menimbulkan hambatan bahkan kegagalan proyek.
4. Pengembangan
Pekerjaan yang dilakukan di tahap pengembangan (development)
adalah pemrograman. Pemrograman adalah pekerjaan menulis program komputer
dengan bahasa pemrograman berdasarkan algoritma dan logika tertentu. orangnya
disebut Programmer.
5. Testing
Tak ada
gading yang tak retak, sebuah peribahasa yang berarti tidak ada yang sempurna
di dunia ini.Hal ini berlaku juga pada sistem
informasi buatan manusia. oleh sebab itu, perlu suatu proses untuk menguji mutu
sistem informasi . proses ini lazim disebut testing.
Testing
adalah proses yang dibuat sedemikian rupa untuk mengidentifikasi
ketidaksesuaian hasil sebuah sistem informasi dengan hasil yang diharapkan.
6. Implementasi
Implementasi
adalah proses untuk menerapkan sistem informasi yang telah dibangun agar user
menggunakannya menggantikan sistem informasi yang lama.
7. Pengoperasian dan
Pemeliharaan
Langkah
Paling akhir adalah pengoperasian dan pemeliharaan. selama sistem
informasi beroperasi, terdapat beberapa pekerjaa rutin yang perlu dilakukan
terhadap sistem informasi, antara lain :
a. System
Maintenance
b. Backup
& Recovery
c. Data
Archive
Dampak Positif:
1.
Mempercepat arus informasi
2.
Mempermudah akses terhadap informasi terbaru
3. Membantu
individu dalam mencari informasi
4.
Mempermudah komunikasi dengan individu lainnya yang jauh
5. Sebagai
lokasi untuk bisnis jual beli
6. Membantu
menyelesaikan masalah dengan mudah
Dampak Negatif:
1. Individu
menjadi malas untuk bersosialisasi secara fisik
2. Meningkatnya
penipuan dan juga kejahatan cyber
3. Konten
negative yang berkembang pesat
4. Fitnah
dan juga pencemaran nama baik secara luas
5. Menjauhkan
yang dekat
6. Mengabaikan
tugas dan juga pekerjaan
7. Mebuang-buang
waktu untuk hal yang tidak berguna
8. Menurunnya
prestasi belajar dan juga kemampuan bekerja seseorang
Referensi
Komentar
Posting Komentar